http://www.youtube.com/user/hrinmotion#g/u http://www.youtube.com/user/learnexmumbai#g/u http://www.youtube.com/user/133Antony/videos http://www.youtube.com/user/MaryNLowLow#g/u
Berikut materi GL mata kuliah Akuntansi Manajerial yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 13 April 2012. dengan pembicara Bpk. Agung kurniawan.
Materi bisa dilihat pada link berikut :
GL-Akuntansi Manajerial II-Pak Agung kurniawan
Demikian informasi ini disampaikan. Terima Kasih.
-PSMM-
Berikut materi GL mata kuliah Kepemimpinan Dinamis, dengan pembicara Bpk. Hiramsyah S. Thaib hari Selasa, 10 April 2012.
Materi bisa dilihat pada link berikut :
Demikian informasi ini disampaikan. Terima Kasih.
-PSMM-
Aurino Djamaris, Universitas Bakrie
Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pewawancara. Walaupun pertanyaan ini sederhana, namun, sebagai yang pertama, maka pertanyaan ini akan membuat Anda memperoleh kepercayaan diri yang lebih baik dan membantu Anda menciptakan kesan pertama kepada pewawancara.
Untuk menjawab pertanyaan ini maka persiapkan Jawaban dengan terstruktur mulai dari:
Contoh 1:
Nama saya Alika Mushir dan saat ini saya sedang saya koordinator Audit untuk Perusahaan Multinasional ABC yang menggunakan pembukuannya software XYZ. Saya telah 1 tahun menggunakan software XYZ. Sejak sebelum lulus 6 bulan yang lalu saya telah berkerja sebagai internship di KANTOR AKUNTAN PUBLIK DEF. Selain itu saya juga mengerjakan proyek bersama dosen saya di Kantor Pelayanan Pajak Menteng. Tanggung jawab saya adalah sebagai koordinator Audit adalah mengaudit laporan keuangan Client dan berkomunikasi dengan klien, membagi tugas kepada anggota tim, dan mengkompilasi laporan audit di tim saya. Oleh karenanya, saya dapat mengontrol perkembangan tim saya dan meningkatkan kemandirian diri saya.
Saya mencari tantangan yang dapat meningkatkan kemampuan saya dan kesempatan yang dapat membantu proyek-proyek klien lain. Perhatian adalah kekuatan saya. Sebagai koordinator Audit, ada dua hal penting: Tenggat & Kualitas. Jadi, saya akan mencoba yang terbaik untuk memenuhi batas waktu proyek dengan kualitas tertinggi melebihi harapan klien.
Contoh 2:
Nama saya Aulia Mahir dan saat ini saya sedang saya Magang di Perusahaan Logistik sebagai Route Planning Coordinator. Saya telah 6 bulan di Perusahaan ini dan dalam melalukan pekerjaan saya menggunakan Roadnet® software. Sebelumnya saya magang selama 2 bulan di perusahaan Logistik Rupex sebagai staf perencanaan. Saya pekerja keras, senang bekerja dalam Tim, akan tetapi saya juga mampu menyelesaikan pekerjaan secara individu. Saya mampu berargumentasi dengan baik, namun saya cenderung mencari solusi terbaik dengan menghidari konflik dengan orang lain.
Contoh 3:
Nama saya Amir Bachtiar, lulusan program S1 Bidang Manajemen, Universitas Bakrie dengan Nilai TOEFL 540. Di samping kualifikasi formal tersebut, saya juga memegang sertifikasi pajak. Dalam hal organisasi, saya pernah dipercaya baik sebagai pengurus maupun ketua pelaksana kegiatan. Waktu senggang yang ada biasanya saya pergunakan untuk menyalurkan hobi saya, seperti membaca buku, bersepeda dan bereksperimen dengan teknologi tepat guna. Saya tekun dan teliti, beberapa proyek pribadi dibidang teknologi sudah saya hasilkan adalah lampu tanpa minyak dan pompa air tanpa listrik yang digunakan di sekitar tempat tinggal saya.
Daftar Pustaka
Hery Wibowo. 2007. Fortune Favors the Ready!. Jakarta:OASE Mata Air Makna
Theresia K. Wardhani. 2008. Sukses Meraih Peluang Kerja. Jakarta: Kanisius.
http://www.indowebster.web.id/archive/index.php/t-12943.html, diunduh tanggal 5 Feb 2012
http://ayahsafa.blogspot.com/2011/10/jawaban-pertanyaan-interview-kerja_16.html, diunduh tanggal 5 Feb 2012
http://okto.silaban.net/2005/08/general/wawancara-kerjamenjawab-dengan-cerdas-taktis-dan-optimis/diunduh tanggal 5 Feb 2012
Masih dalam Pengembangan:
1. Ceritakan tentang diri Anda
Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahunterakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir. Mulailah dengan karakter Anda, penghargaan-penghargaan yang pernah Anda terima, pendidikan, atau pekerjaan yang relevan dengan posisi yang dituju. Jangan terlalu banyak mendalam ke informasi personal kecuali informasi tersebut berhubungan dengan pekerjaanyang dilamar. Misalnya, “Saya tipe yang senang berkreativitas. Saya sudah menjadi salesmanager selama 5 tahun dan menggunakan kreativitas saya untuk menciptakan insentif-insentif unik untuk membuat para sales di bawah saya termotivasi. Karena ide-ide tersebut,tim sales saya mendapatkan banyak penghargaan dari perusahaan.”
Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar.
“Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.
“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.
Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di Koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.”
Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah,” kata Erina Collins.
Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin -poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.
2. “Apa kekuatan dan kelemahan Anda ?” atau 2. Apa kekurangan Anda?
Untuk menjawabnya, usahakan untuk menekankan kekuatan Anda yang sesuai dengan uraian pekerjaan yang baru ini. Samarkankelemahan Anda dan coba untuk membuat kelemahan tadi menjadi sesuatu hal yangkelihatan positif.
Ini pertanyaan yang cukup menjebak. Karena ini dilihat apakah Anda mengenal baik diriAnda sendiri, dan apakah akan ada usaha untuk memperbaiki diri. Disarankan untuk Andamencari tahu sisi positif dari apa yang akan Anda katakan. Misalnya, “Saya sangatmemperhatikan detail dan di beberapa industri, terlalu mendetail bisa membutuhkan waktulama sehingga kurang diperlukan. Namun di posisi akunting yang saya lamar ini, saya rasasaya bisa bekerja dengan baik dan nyaman.”
3. Mengapa Anda ingin bekerja di sini? Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang palingtidak menarik?
Nah, untuk menjawab pertanyaan ini, dibutuhkan kemauan untuk meneliti dan mencari tahutentang tempat yang dituju. Cari tahu sedikit tentang latar belakang perusahaan tersebut.Misal, “Saya ingin menjadi bagian dari perusahaan global yang dalam satu tahun saja bisamenginvestasikan 1,4 triliun rupiah hanya untuk riset dan pengembangan proses industri yangramah lingkungan.” Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satuhal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.
4. Apa yang Anda ketahui tentang kami?
Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gayamanagemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawabanyang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaantersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minatAnda terhadap hal tersebut.
5. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)? Atau . Mengapa kami harus merekrut Anda?
Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuandan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-halitu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan sebutkan saja kemampuan-kemampuanAnda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.
6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yangmempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.
7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?
Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Andamengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.
8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagikami? Berapa lama Anda akan bersama kami?
Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusahamengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya. Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.
9. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?
Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasanAnda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.
10. Berapa gaji yang Anda minta?
Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yangAnda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknyaAnda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawabyang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.
11. Apa target jangka panjang Anda? Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut danmengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron denganmilik perusahaan. Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkansesuatu.
12. “Apa yang menyebabkan Anda tertarik pada pekerjaan baru ini ?”
Nah, jawabanyang terbaik, tunjukkan bahwa Anda mengenal perusahaan ini dengan baik dan akanmemberikan kontribusi yang berarti dalam beberapa proyek yang relevan dengan pekerjaanAnda di sini nantinya.
13. “Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda 1 tahun mendatang ?”
Jawaban pertanyaan ini dengan cara, gambarkan bahwa Anda sangat bersemangat dalam meniti karir di perusahaan ini dan bukan tak mungkin kalau suatu saat nanti Anda akan menjadi seseorangyang cukup diperhitungkan dalam perusahaan ini.
14. “Seberapa jauh Anda mengenal perusahaan ini ?”
Untuk ini, jabarkan pengetahuanAnda tentang perusahaan ini , seperti ; tahun didirikan, produk yang dihasilkan, jasa yangdiberikan dll.
15. “Apa yang akan Anda kontribusikan pada perusahaan ini jika Anda sukses nantinya ?”
Untuk pertanyaan ini, tunjukkan rasa antusias Anda dengan memberi contoh apasaja yang telah Anda capai di pekerjaan sekarang, misalnya ; prestasi yang pernah dicapai, bertambahnya kemampuan dll. Kesemua ini menunjukkan betapa berharganya diri Anda dengan berbagai prestasi yang Anda telah capai sehingga dapat memberi ‘keuntungan’ pada perusahaan.
16. Apa yang Anda ketahui tentang kami?
Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gayamanagemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawabanyang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaantersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minatAnda terhadap hal tersebut.
17. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?
Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuandan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-halitu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan
18. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang palingtidak menarik?
Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satuhal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.
19. Mengapa kami harus merekrut Anda?
Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuanAnda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.
20. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yangmempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.
21. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagikami?
Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusahamengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.
Yang Tidak Boleh dalam Menghadapi Wawancara
Aurino Djamaris
Bag. Soft Skills Dan Magang Universitas Bakrie
Berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan atau harus dihindari dalam menghadapi wawancara/interview sebagai berikut:
1. TERLALU PERCAYA DIRI
Jangan bersikap atau terlihat terlalu percaya diri untuk diterima sehingga Anda terlihat sombong dan dianggap meremehkan persyaratan yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Apalagi jika terkesan Anda memiliki “koneksi orang dalam” sehingga minta perlakuan khusus. Walaupun harus percaya diri namun sikap Anda tidak boleh mengundang persepsi bahwa Anda hanya mengandalkan pada bantuan “orang” untuk mendapatkan tempat magang tersebut.
2. TERLALU PESIMIS
Kebalikan dari sikap butir 1 adalah terlalu pesimis. Sikap ini membuat Anda menunjukkan tidak ada harapan dan semangat untuk memperoleh peluang magang. Orang yang percaya diri atau optimis belum tentu diterima, apalagi yang bersikap pesimis. Pada umumnya perusahaan tidak akan tertarik untuk merekrut orang-orang yang tidak percaya diri, pesimis, tidak semangat, muram dan sifat-sifat negatif lainnya.
3. TERLALU BANYAK BERTANYA
Bertanya jika tidak jelas harus Anda lakukan, namun terlalu banyak bertanya akan mengesankan Anda tidak “pintar” dalam arti tidak bisa menempatkan diri. Lebih-lebih pertanyaan itu mengundang penafsiran yang berbeda. Misalnya Anda bertanya, bagaimana kondisi keuangan perusahaan ini atau masa depan perusahaan ini sehat atau tidak. Bagi sebagian orang (pewawancara), hal ini bisa dianggap menyinggung.
4. JANGAN RENDAH DIRI.
Untuk kepentingan posisi tawar Anda, maka hindari mengeluarkan pernyataan yang negatif, tidak menguasai atau belum tahu. Beberapa contoh jawaban yang dianggap melemahkan adalah: “saya tidak mau”, “saya tidak bisa”, “saya bisa, tetapi”, dan lain-lain. Gunakan ungkapan yang memperkuat posisi tawar, yang menunjukkan bahwa Anda memang sudah siap. Jika terpaksa membuat jawaban yang menyatakan hal tersebut di atas, maka gunakan kata-kata “ Saya akan mencoba”, “Saya akan mempelajari”, dan sebagainya.
5. JANGAN MEMBANDINGKAN DENGAN PERUSAHAAN LAIN.
Jangan Anda membandingkan perusahaan yang sedang mewawancarai dengan perusahaan lainnya yang Anda ketahui. Jangan menceritakan kejelekan perusahaan atau pewawancara lain pada saat diwawancarai. Kadang kala Anda terpancing dalam pertanyaan negatif ini. Oleh karena itu agar tidak terpeleset atau terpancing, maka persiapkan jawaban atau penjelasan yang netral untuk masalah tersebut.
6. GUNAKAN NORMA YANG NORMAL
Hindari kesan tidak formal dengan menunjukkan kekurangdewasaan dalam ucapan, sikap dan tindakan. Misalnya saja ketawa tidak pada tempatnya ketika ditanya atau bertanya tentang hal-hal kecil yang mestinya tidak perlu ditanyakan.
BEBERAPA HAL PENTING DALAM MENGHADAPI WAWANCARA
Aurino Djamaris
Bag. Soft Skills Dan Magang Universitas Bakrie
Agar wawancara magang atau wawancara kerja berhasil guna, maka Anda perlu mempersiapkan segalanya dengan baik dan bersungguh-sungguh. Persiapkanlah segala aspek yang mungkin terjadi dalam wawancara magang tersebut, sehingga apabila Anda berhadapan dengan pertanyaan atau permintaan tersebut, Anda sudah dapat menanganinya dan bahkan dianggap sebagai kandidat yang sangat qualified untuk posisi magang tersebut. Dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi interview, maka berikut ini beberapa hal yang harus Anda persiapkan.
Jajaran manajemen perusahaan, umumnya tidak akan memiliki banyak waktu untuk mewawancarai Anda. Oleh karena itu, Anda harus bertindak proaktif untuk membantu memperlancar komunikasi. Persiapkan filing (map transparan) yang umum disebut Interview Kit dan simpan dokumen-dokumen penting misalnya CV terbaru, ijazah, sertifikat bidang keahlian dan training, sertifikat penghargaan yang Anda miliki serta dokumen resmi lainnya ke dalam map tersebut. Selain itu Anda harus membuat beberapa lembar fotokopinya.
Jika Anda memiliki hasil karya atau bukti karya yang menunjukkan bahwa Anda pernah mencapai suatu prestasi, maka Anda perlu menyertakannya dalam bentuk foto, gambar atau kalau mungkin hasil karya tersebut. Interview Kit sangat berguna untuk memberikan gambaran visual diri Anda. Untuk Anda yang memiliki keahlian dalam bidang kreatif, jangan lupa siapkan portofolio, misalnya bidang progam komputer (printoutnya), fotografi, desain grafis atau periklanan.
Daftar keahlian atau ketrampilan akan membantu Anda dalam menjawab pertanyaan yang menyangkut tentang kelebihan Anda. Keahlian tersebut bisa mengenai penggunaan internet, penggunaan software akuntansi tertentu, pemrograman, perpajakan, analisis keuangan atau sertifikasi lainnya baik lokal maupun internasional yang Anda kuasai atau miliki.
Anda harus berlatih untuk menjawab pertanyaan yang diajukan dengan menjawab kurang dari 30 detik. Cara ini dapat dipergunakan untuk menjawab pertanyaan seperti: “Ceritakan tentang diri Anda?”, “Mengapa ingin Magang disini?”. Berlatih memberikan jawaban singkat dan jelas untuk pertanyaan pokok, yaitu pertanyaan seperti, “Apa kelebihan Anda?” atau “Apakah kelemahan Anda?” sehingga pertanyaan tersbut dapat Anda jawab dengan lancar. Persiapkan pula apa yang harus Anda sampaikan untuk mengakhiri wawancara.
Anda dapat menilai orang dari penampilannya, demikian pula orang lain akan menilai penampilan Anda. Untuk itu, Anda harus mempersiapkan diri dengan berlatih dan melihat bagaimana sikap Anda pada waktu wawancara. Cara paling efektif adalah dengan mempergunakan kamera video dan alat rekam untuk mendengar suara dan melihat postur tubuh saat wawancara. Minta bantuan teman untuk pura-pura berperan sebagai pewawancara. Usahakan berbicara dengan bahasa baku, terstruktur dan jelas. Lihat kembali rekaman tersebut untuk mengevaluasi penampilan Anda agar dapat diperbaiki sebelum wawancara yang sebenarnya.
Cerita yang Anda sampaikan kepada pewawancara dianggap mencerminkan apa yang kelak Anda lakukan pada waktu magang. Oleh karena itu, pada waktu wawancara sebaiknya Anda memilih contoh pengalaman yang dapat memberikan kesan positif tentang diri Anda, bukan yang hanya mengesankan bagi diri Anda saja, namun juga orang lain. Coba ceritakan contoh kejadian atau pengalaman Anda pada rekan, untuk mengevaluasi kesan yang dapat ditimbulkan oleh cerita itu. Jika menimbulkan kesan negatif bagi rekan Anda, maka jangan mencoba mengungkapkan hal tersebut kepada pewawancara.
Jabat tangan pewawancara dengan tegas dengan memandang kedua matanya. Sapa namanya dengan lembut dan sopan saat masuk dan meninggalkan ruangan. Ucapkan salam misalnya “Selamat Siang Bapak”, jangan berlebihan.
Dengarkan semua pertanyaan dengan seksama dan jawablah dengan ringkas. Dengan demikian Anda dapat membangun kesan bahwa mahir dalam berkomunikasi dan cepat dalam berpikir. Jika ada pertanyaan yang tidak jelas, coba tanyakan sekali lagi supaya Anda benar-benar yakin telah mengerti inti pertanyaan. Namun jangan sampai Anda bertanya berulang kali.
Ciptakan suasana terhubung dan Anda dapat mengajukan pertanyaan berkaitan dengan hal yang dijelaskan oleh pewawancara. Misalnya saat sedang berbicara tentang komputer, Anda dapat menyanyakan sistem apa yang dipergunakan oleh perusahaan tersebut. Berikan beberapa contoh pengalaman Anda mengenai sistem komputer tersebut.
Sikap lesu, kelihatan lelah, kusut dan ekspresi wajah yang monoton membuat pewawancara tidak berminat dan tidak yakin akan kemampuan Anda. Dengan sikap duduk tegak, ekspresi wajah yang berminat dan semangat, Anda dapat memulai menunjukkan bahwa Anda akan mampu melakukan magang dengan pengetahuan, kompetensi dan ketrampilan Anda.
BEBERAPA ASPEK PENTING MENGENAI MAGANG
Aurino Djamaris
Bag. Soft Skills Dan Magang Universitas Bakrie
Program Magang atau Praktik Kerja atau internship (selanjutnya disebut Magang) di Universitas Bakrie merupakan suatu proses pembinaan bagi mahasiswa untuk bekerja di Perusahaan atau Instansi. Magang merupakan kegiatan intra-kurikuler yang bersifat wajib bagi mahasiswa calon Sarjana Strata Satu dalam rangka peningkatan pemahaman, wawasan, dan keterampilan mahasiswa. Semua mahasiswa Universitas Bakrie wajib mengikuti program magang, guna melengkapi kompetensi yang telah diperolehnya selama perkuliahan. Dengan mengikuti program magang, maka mahasiswa akan mendapatkan pengalaman, ilmu dan jejaring (networking) yang merupakan salah satu faktor penting dalam membangun landasan untuk kesuksesan karir sebagai entrepreneur maupun intrapreneur. Bahkan bukan hal yang luar biasa, jika kinerja atau prestasi atau perilaku peserta magang memuaskan, maka perusahaan tempat magang berminat untuk mempekerjakannya ketika lulus nanti.
Oleh karena besarnya manfaat yang akan diperoleh dari kegiatan magang, maka mahasiswa diharapkan dapat bersungguh-sungguh dalam menjalani aktivitas magang atau internship ini.
Beberapa tips yang dapat membantu mahasiswa memanfaatkan magang dengan sebaik-baiknya adalah sebagai berikut:.
Dalam mencari tempat magang, Anda harus menyesuaikan dengan latar belakang pendidikan yang Anda miliki. Dengan mencari tempat magang yang sesuai, setidak-tidaknya Anda menguasai pekerjaan atau permasalahan yang harus Anda tangani dalam aktivitas magang. Anda harus mencari informasi tentang perusahaan tempat Anda magang. Lakukan riset sebanyak-banyaknya sebelum Anda mulai magang. Selain informasi dasar seperti bidang usaha, pertumbuhan bisnis, siapa orang yang berpengaruh di perusahaan dan siapa pemiliknya, dapatkan juga informasi mengenai budaya dalam perusahaan tersebut.
Target pencarian tempat magang adalah Perusahaan yang Mapan dalam artian “terkenal” dan “berkembang” . Perusahaan yang dimaksud masih melakukan aktivitas secara aktif, yaitu masih berproduksi, masih bisa menggaji pegawai, masih sejahtera dan tidak dalam masa kebangkrutan.
Untuk bidang magang, maka usahakan berbeda dengan teman-teman Anda lainnya, misalnya bila semua teman magang menjadi staf Logistik di suatu perusahaan, maka Anda harus mencari bidang yang lain. Ingat bahwa Anda harus menempatkan diri pada posisi unggul, sehingga faktor pembeda merupakan salah satu cara untuk mewujudkan keunggulan kompetitif.
Dalam proses magang maka yang sangat diperhatikan oleh user Anda adalah kemampuan, kinerja dan dedikasi terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Tunjukkan bahwa Anda mampu, profesional dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang telah diserahkan kepada Anda. Usahakan bahwa periode dan job description magang diatur dalam sebuah perjanjian tertulis. Dengan demikian kedua belah pihak; perusahan dan mahasiswa, tahu kewajiban masing-masing bagian.
Pepatah di atas memang pepatah kuno, namun masih berlaku sampai saat ini. Selain bertanya, Anda jangan segan memberi masukkan, atau pun berkata “tidak” dengan sikap yang santun bila memang Anda tidak setuju,. Walaupun Anda hanya magang (“belum berpengalaman”), akan tetapi pemikiran Anda bisa jadi lebih segar dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh rekan kerja Anda khususnya, maupun perusahaan. Anda harus bertanya dan mencari informasi seluas-luasnya. Magang merupakan kesempatan menambah ilmu lebih banyak mengenai bidang yang Anda kuasai dalam aplikasi nyata di dunia kerja. Serap pengetahuan sebanyak-banyaknya dari rekan kerja, penyelia atau atasan Anda, baik secara formal seperti dalam meeting, atau secara informal dalam percakapan sehari-hari. Anda sebaiknya meminta (kalau belum ada) jadwal meeting secara regular dengan penyelia Anda untuk memastikan apakah pekerjaan Anda sudah memenuhi stAndar /harapan atau masih ada yang harus ditingkatkan. Saat masa magang Anda berakhir jangan lupa untuk minta surat rekomendasi dan referensi dari perusahaan tempat Anda magang untuk kepentingan Anda di masa yang akan datang.
Jangan ubah diri Anda secara tiba-tiba, Jadilah diri sendiri dan jangan pernah bertindak berlebihan (overacting).
Apabila Anda lebih tahu atau lebih pintar, janganlah sekali-kali sombong. Hormati semua atasan Anda , rekan kerja Anda, dan bahkan rekan kerja di bawah Anda tanpa terkecuali, termasuk office boy, satpam, cleaning service dan sebagainya. Namun sebaliknya jangan rendah diri, karena sikap ini akan menyebabkan Anda tidak dianggap oleh rekan kerja Anda .
Anda harus bertingkah laku sesuai dengan aturan atau code of conduct perusahaan. Sebagai contoh, berpakaianlah sesuai dengan aturan perusahaan, jangan berpakaian berlebihan, yg penting rapi,bersih, sesuai dress code, tidak berbau menusuk hidung (berbau tidak menyenangkan maupun terlalu wangi). Amati, serap dan terapkan budaya dan kebiasaan sehari-hari dalam kantor . Hal ini termasuk busana kerja, panggilan atau sapaan terhadap rekan kerja, peraturan tentang makan di meja, pemakaian fasilitas perusahaan seperti telepon atau fotokopi untuk kepentingan pribadi bahkan tempat parkir kendaraan Anda. Selalu tepat waktu, beritahukan kalau Anda terlambat atau tidak masuk. Jadilah peserta magang yang approachable dengan mematuhi semua peraturan yang ada.
Tahukah Anda bahwa Anda cuma butuh waktu 7 detik untuk memberikan kesan pertama bagi orang yang bertemu dengan Anda? Perhatikan penampilan dan bahasa tubuh saat pertama kali bertemu dengan penyelia Anda; berpakaian formal, sopan, rapi dan bersih, jabat tangan dengan mantap, maintain eyes contact, percaya diri, senyum dan bersahabat. Selalu ramah terhadap semua orang, sering-sering berdiskusi, jangan malu untuk berkenalan dengan orang baru.
Usahakan untuk mengerjakan segala sesuatu dengan usaha terbaik Anda , bersikaplah wajar dan menyelesaikan pekerjaan paling tidak sesuai dengan target. Jadikan magang ini sebagai awal dari pembuktian Anda kalau Anda dapat bekerja dengan baik di dunia profesional. Jadilah peserta magang yang mudah diajak bekerja sama dan berkomunikasi. Selalu siap untuk menerima tugas, memberikan bantuan dan sensitif dengan keadaan sekitar. Semua ini tentunya dilakukan sesuai dengan kapasitas Anda . Saat berkomunikasi dengan rekan kerja perhatikan tindak tanduk Anda ; bersikap hormat dan gunakan bahasa formal. Anda usahakan untuk tetap berhubungan dengan rekan kerja, penyelia atau pimpinan Anda. Mereka adalah bagian dari jejaring yang harus dipelihara. Anda akan membutuhkan mereka setelah Anda lulus sebagai referensi untuk melamar kerja.
Beradaptasilah dengan cepat begitu Anda masuk ke lingkungan kerja (sejak hari pertama mengikuti magang), cepat mengenal dan berkenalan dengan para rekan kerja dan cepat mengenal lingkungan kerja. Buat target yang ingin Anda dapatkan dari magang. Catat progress magang Anda setiap harinya. Buat log atau jurnal yang mencatat pekerjaan dan hasil kerja yang Anda capai. Hal ini berguna untuk kepentingan paper atau laporan Anda nantinya setelah selesai magang. Ingat prinsip “Tulis Yang Anda Lalukan Dan Lakukan Yang Anda Tulis”.
Hindari mematok harapan yang tidak rasional, terutama yang terkait dengan fasilitas.Bila memungkinkan, cari informasi tentang kebijakan yang berlaku di perusahaan itu. Jangan menuntut ruang kerja, fasilitas maupun kompensasi tertentu. Ingat Anda bekerja sebagai peserta magang.
{under development}
Soft skills are interpersonal skills such as the ability to communicate well with other people and to work in a team. (Communicating, conflict management, human relations, making presentations, negotiating, team building, and other such ability, defined in terms of expected outcomes and not as a specific method or technique such as statistical analysis.)
Hard skills. A technical skill, not one that is interpersonal. Specific, teachable abilities that may be required in a given context, such as a job or university application. Examples of hard skills include facility with spreadsheets, typing,proficiency with software applications, operating machinery, software development, speaking a foreign language, calculus
Soft skills are personal attributes that enhance an individual’s interactions, job performance and career prospects. Unlike hard skills, which are about a person’s skill set and ability to perform a certain type of task or activity, soft skills are interpersonal and broadly applicable. (http://searchcio.techtarget.com/definition/soft-skills)
Communicating, conflict management, human relations, making presentations, negotiating, team building, and other such ability, defined in terms of expected outcomes and not as a specific method or technique such as statistical analysis
.
Wikipedia: Soft skills is a sociological term relating to a person’s ”EQ” (Emotional Intelligence Quotient), the cluster of personality traits, social graces, communication, language, personal habits, friendliness, and optimism that characterize relationships with other people. Soft skills complement hard skills (part of a person’s IQ), which are the occupational requirements of a job and many other activities.
Soft skills are personal attributes that enhance an individual’s interactions, job performance and career prospects. Unlike hard skills, which are about a person’s skill set and ability to perform a certain type of task or activity, soft skills relate to a person’s ability to interact effectively with coworkers and customers and are broadly applicable both in and outside the workplace.
Soft skills are often described by using terms often associated with personality traits, such as:
and abilities that can be practiced (but require the individual to genuinely like other people) such as:
It’s often said that hard skills will get you an interview but you need soft skills to get (and keep) the job
Banyak sekali ketrampilan personal yang dapat dikategorikan sebagai soft skills, misalnya yaitu:
1. Kemampuan berkomunikasi secara efektif
2. Mempunyai sistem nilai dan perilaku yang positif/sesuai dengan norma masyarakat
3. Mempunyai daya inovasi dan kreativitas
4. Berpikir analitis
5. Fleksibel
6. Siap menghadapi perubahan (mampu beradaptasi dengan segala situasi)
7. Mempunyai ketrampilan interpersonal yang baik
8. Mempunyai ketrampilan negosiasi yang baik
9. Mempunyai ketrampilan persuasi (mempengaruhi orang lain)
10. Mampu mengelola waktu secara baik
11. Mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik
12. Mempunyai sifat kepemimpinan dan dapat bekerja sama sebagai tim
Mengapa seseorang, tidak hanya seorang profesional, memerlukan soft skills? Jawabannya adalah:
1. Agar dapat menjalani karirnya dengan baik
2. Dapat bekerja sama dan mengelola bawahan dengan baik
3. Menjadi manajer yang baik
4. Untuk mencapai sasaran yang strategis
5. Menjadi pribadi yang lebih menarik
Mutlak seseorang memiliki soft skills karena soft skills ditambah dengan hard skills akan menghasilkan core skills atau ketrampilan inti/terpenting yang diperlukan seseorang untuk sukses dalam karir dan kehidupan.
Berikut bahan materi presentasi GL Ekonomi Mikro Untuk Persaingan Usaha, yang dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Desember 2011.
Bahan materi dapat dilihat pada link berikut :
GL – Ekonomi Mikro untuk Persaingan Usaha
Demikian informasi ini disampaikan.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut bahan materi presentasi GL Akuntansi Manajerial 1, hari Rabu 21 Desember 2011.
Bahan materi dapat dilihat pada link berikut :
Presentasi Akuntansi Manajerial
Demikian informasi ini disampaikan.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut bahan materi GL mata kuliah Komunikasi Massa, hari Rabu 14 Desember 2011.
Materi dapat dilihat pada link berikut:
Demikian informasi ini disampaikan.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut bahan materi GL mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi, hari Jum’at 16 Desember 2011.
Materi dapat dilihat pada link berikut :
Technology 4G Challenges and Opportunities for Indonesia Market 1.2
Demikian informasi ini disampaikan.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut bahan materi presentasi GL mata kuliah Etika Bisnis, hari Senin 19 Desember 2011.
Materi dapat dilihat pada link berikut :
Kode Etik Akuntan Publik – Univ Bakrie
Demikian informasi ini disampaikan.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut materi presentasi GL Mata Kuliah Strategic Management dengan pembicara Bpk. Krisnaraga Syarfuan.
Materi dapat dilihat pada link berikut :
Corporate-Diversification-GL-Krisnaraga
Demikian informasi ini disampaikan. Terima kasih atas perhatiannya.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut materi presentasi Guest Lecture Mata Kuliah Jaringan Komputer dan Sistem Informasi Manajemen Prodi Sistem Informasi dan Teknik Informatika, dengan pembicara Bpk. Adri Gautama (untuk GL Mata Kuliah Jaringan Komputer) dan Bpk. Yusuf Bottie Gaos (untuk GL Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen) yang dilaksanakan pada hari Rabu 30 November 2011
Materi dapat dilihat pada link berikut :
- GL Mata Kuliah Jaringan Komputer : Network Computing trends and technology (Bpk. Adri Gautama)
- GL Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen : MIS-bakrie_university-20111130
Kepada mahasiswa peserta GL diwajibkan untuk membuat resume (apa yang disampaikan pembicara) kepada dosen Mata Kuliah Terkait. resume ini dikerjakan perkelompok (1 kelompok terdiri dari 4-5 orang). Resume dikumpulkan paling lambat 1 minggu setelah GL dilaksanakan.
Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut CV beserta materi presentasi Guest Lecture Mata Kuliah Etika Periklanan , dengan pembicara Bpk. FX Ridwan Handoyo, hari Senin 28 November 2011
Materi dapat dilihat pada link berikut :
Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih.
Universitas Bakrie
PSMM
Kepada Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Yang Mengambil Mata Kuliah Teknik Peliputan dan Pelaporan Media Elektronik Diwajibkan Untuk Mengikuti Field Visit Ke Radio Republik Indonesia (RRI).
Info selengkapnya silahkan lihat pada link berikut :
Berikut CV beserta materi presentasi Guest Lecture Tata Kelola Perusahaaan (CG) , dengan pembicara Bpk. Hiramsyah S. Thaib, hari Kamis 27 Oktober 2011
Materi dapat dilihat pada link berikut :
CV Pak Hiramsyah S. Thaib (CG)
Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih.
Universitas Bakrie
PSMM
Berikut CV beserta materi presentasi Guest Lecture Perpajakan , dengan pembicara Bpk. Prof. Dr. John Hutagaol, hari Jum’at 21 Oktober 2011
Materi dapat dilihat pada link berikut :
GL Pajak (Prof. Dr. John Hutagaol) (Materi Presentasi)
Terima kasih,-